Beranda / Blog / Operasional
Operasional

Cara Menghitung Komisi Terapis & Dokter Klinik Secara Otomatis

28 Mei 2026 · 6 menit baca · Tim Bee Clinic

Komisi adalah motivasi utama terapis dan dokter di klinik. Namun menghitungnya manual lewat spreadsheet rawan salah, lambat, dan memicu ketidakpercayaan. Berikut cara menghitung komisi terapis dan dokter klinik dengan benar dan otomatis.

1. Tentukan skema komisi

2. Catat komisi saat transaksi, bukan di akhir bulan

Kesalahan umum adalah merekap komisi di akhir bulan dari ingatan. Sistem yang baik mencatat komisi otomatis pada setiap baris invoice — siapa terapisnya, layanan apa, berapa komisinya — sehingga rekap akhir bulan tinggal menjumlahkan.

3. Tangani komisi dari paket dengan benar

Saat pasien membeli paket 4x facial, komisi sebaiknya dihitung tiap kali sesi dipakai, bukan sekaligus di awal. Ini mencegah komisi terbayar untuk sesi yang belum dikerjakan.

4. Dukung dua terapis dalam satu tindakan

Beberapa tindakan dikerjakan berdua. Pastikan sistem bisa membagi komisi ke dua staf sekaligus pada satu baris layanan.

5. Otomatisasi laporannya

Dengan Bee Clinic, komisi per item, per paket, dan override per staf dihitung otomatis, lalu disajikan sebagai laporan komisi per staf dan per periode — siap dibagikan dan dibayarkan tanpa perdebatan.

Contoh perhitungan

Terapis A mengerjakan Facial Brightening (Rp350.000, komisi 10%) dan Chemical Peeling (Rp550.000, komisi nominal Rp50.000). Komisi A = (10% × 350.000) + 50.000 = 35.000 + 50.000 = Rp85.000. Dengan sistem otomatis, angka ini muncul tanpa Anda menghitung manual.

Kesimpulan

Komisi yang adil dan transparan menjaga semangat tim dan keuangan klinik tetap sehat. Kuncinya: catat otomatis saat transaksi, dukung berbagai skema, dan biarkan sistem yang menghitung.

Coba Bee Clinic gratis 14 hari

Kelola pasien, appointment, invoice, komisi, dan laporan keuangan klinik dalam satu platform. Tanpa kartu kredit, setup 5 menit.

Mulai Gratis

Artikel terkait